Color picker

Website color:
blue red green

User Menu

Foto Kegiatan

Reguler1.jpg
Content View Hits : 151524

PUSAT PELATIHAN MBT

SKKNI Keahlian Konstruksi PDF Print E-mail
Written by Setiyo Budiono   
Thursday, 25 November 2010 08:45

SKKNI adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia yang merupakan rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. SKKNI sangat penting terutama bagi Diklat atau Lembaga Pelatihan dan para Asesor di LPS sebagai acuan untuk menentukan apakah seseorang berhak menerima sertifikat setelah melalui proses uji kompetensi.


Sertifikat tenaga kerja konstruksi menurut PP No. 28/2000 dibedakan atas sertifikasi keterampilan (SKT) dan sertifikasi keahlian kerja (SKA). Sertifikasi keterampilan kerja diberikan kepada tenaga kerja terampil yang telah memenuhi persyaratan berdasarkan disiplin keilmuan/keterampilan tertentu, sementara sertifikat keahlian kerja diberikan kepada tenaga kerja ahli yang telah memenuhi persyaratan berdasarkan disiplin keilmuan/kefungsian/keahlian tertentu. Sertifikasi keterampilan kerja dan sertifikasi keahlian kerja dilakukan melalui klasifikasi dan kualifikasi tenaga kerja konstruksi, yang mana jenis-jenis klasifikasi dan kualifikasi tersebut ditetapkan oleh LPJK.

Klasifikasi dan Kualifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (LPJK)

Untuk menyusun SKKNI ini ada tata cara yang harus dipenuhi. Tata Cara Penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional lndonesia (SKKNI) Sektor Jasa Konstruksi bertujuan untuk memandu pembuatan SKKNI Jasa Konstruksi yang akan digunakan sebagai acuan penyusunan Program Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi tenaga kerja jasa konstruksi, di mana ruang lingkupnya meliputi:

  • Analisis kompetensi kerja
  • Penyusunan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional lndonesia (RSKKNI)
  • Pembakuan RSKKNI
  • Penetapan SKKNI

Sedangkan setiap Judul Kompetensi harus melalui 3 tahapan yaitu:

  • Tahap-1 Draf I SKKNI (konsep awal melalui kegiatan Workshop)
  • Tahap-2 Draf II (melalui kegiatan Pra Konvensi)
  • Tahap-3 SKKNI bidang Keahlian Konstruksi (melalui Konvensi)

Pada tahun 2009 PT. MBT Konsultan dipercaya untuk melaksanakan pekerjaan fasilitasi penyusunan SKKNI keahlian konstruksi oleh PUSBIKTEK Departemen Pekerjaan Umum. Ada 8 Judul RSKKNI yang harus diproses dalam pekerjaan ini yaitu:

a. 4 Judul pada tahap Workshop:

  • Draf I RSKKNI Ahli Muda Pengukuran Jalan
  • Draf I RSKKNI Ahli Muda Perencana Irigasi
  • Draf I RSKKNI Ahli Muda Perencana Struktur Beton Pracetak
  • Draf I RSKKNI Ahli Madya Perencana Teknik Jalan Rel

b. 2 Judul pada tahap Pra Konvensi:

  • Draf II RSKKNI Ahli Muda Preservasi Jembatan
  • Draf II RSKKNI Ahli Madya Pengawas Pelaksanaan Pengaman Pantai dan Penanganan Muara

c. 2 Judul pada tahap Konvensi:

  • RSKKNI Ahli Muda Pemeriksa Jembatan
  • RSKKNI Ali Madya Perencana Bangunan Sipil Tenaga Air Pembangkit Listrik

Pada tahun 2009 SKKNI Tenaga Ahli Bidang Jasa Konstruksi yang telah dikonvensikan masih sedikit yaitu kurang lebih 50 buah, jadi masih banyak lagi yang harus dibuat agar kedepan sektor jasa konstruksi lebih maju dan dapat bersaing dengan negara-negara lain. 

Last Updated on Thursday, 25 November 2010 10:50